Skip to content
Balai Bahasa Provinsi Bali > Blog > Uncategorized > Balai Bahasa Provinsi Bali Resmi Terima 12 Peserta Program Magang Nasional 2025

Balai Bahasa Provinsi Bali Resmi Terima 12 Peserta Program Magang Nasional 2025

Denpasar, 24 November 2025 — Balai Bahasa Provinsi Bali (BBP Bali) secara resmi membuka pelaksanaan Program Magang Nasional 2025 dengan menerima 12 peserta yang berhasil lolos dari total 16 pendaftar. Proses seleksi mencakup tahapan administrasi dan wawancara yang berlangsung selama beberapa hari sebelum peserta dinyatakan memenuhi kriteria untuk mengikuti pemagangan di lingkungan BBP Bali.

Dalam agenda pengarahan awal, Achmad Ramadhan, Kepala Subbagian Umum BBP Bali, menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah menunjukkan komitmen dan kemampuan selama proses seleksi. Ia menuturkan bahwa setiap peserta telah ditempatkan sesuai formasi kebutuhan unit kerja dan akan terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan kebahasaan dan kesastraan yang dilaksanakan oleh BBP Bali.

Achmad menekankan bahwa peserta magang diharapkan mampu menunjukkan sikap profesional selama menjalani pemagangan. “Kami berharap adik-adik dapat menjaga kedisiplinan, khususnya terkait ketepatan waktu hadir, kemampuan berkomunikasi, serta kesiapan untuk bekerja sama dalam tim. Jangan ragu untuk memberikan masukan ataupun saran selama proses magang berlangsung. Kami sangat terbuka terhadap pandangan baru yang dapat memperkaya kualitas layanan Balai Bahasa,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh pegawai dan peserta magang di BBP Bali menerapkan budaya kerja CINTA, yaitu Cepat, Inovatif, Netral, Transparan, dan Akuntabel. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas serta interaksi profesional di lingkungan kerja.

Selanjutnya, I Gusti Agung Pitri Susanti, Ketua Tim Kerja Sama BBP Bali, memberikan pemaparan mengenai aspek administratif program. Ia menekankan pentingnya pengisian log harian sebagai alat pemantauan kinerja, kedisiplinan dalam kehadiran, serta penyelesaian perjanjian pemagangan sebagai bagian dari tanggung jawab peserta. “Administrasi bukan hanya kewajiban formal, tetapi juga cerminan profesionalitas dan kesiapan peserta untuk memasuki dunia kerja,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, I Gde Wayan Soken Bandana, Ketua Tim Teknis BBP Bali, memperkenalkan ruang lingkup kerja Balai Bahasa yang meliputi tujuh tim: Pengembangan dan Pembinaan, Perkamusan dan Peristilahan, Literasi, Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), Kerja Sama, Humas, serta Tim Teknis. Ia menjelaskan bahwa peserta magang akan ditempatkan pada tim-tim tersebut sesuai formasi, dengan tugas yang mencakup kegiatan teknis hingga dukungan administrasi.

Soken menambahkan bahwa setiap tim telah menyiapkan mentor yang akan mendampingi peserta selama masa magang. Para mentor akan memberikan pembekalan, pengarahan teknis, serta evaluasi berkala untuk memastikan peserta mendapatkan pengalaman kerja yang relevan dan bermakna. “Kami ingin memastikan bahwa proses magang ini bukan hanya tentang menjalankan tugas, tetapi juga tentang proses belajar. Peserta akan terlibat dalam kegiatan nyata sehingga dapat memperoleh gambaran langsung tentang dunia kerja kebahasaan,” terangnya.

Penyelenggaraan Program Magang Nasional 2025 di BBP Bali diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kompetensi generasi muda, khususnya dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia. Program ini juga menjadi wadah bagi BBP Bali dalam memperluas jejaring dan meningkatkan kualitas layanan publik melalui kolaborasi dengan generasi muda yang adaptif dan inovatif.

#BBPBaliInfo #PenerimaanMagangNasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *