Skip to content
Balai Bahasa Provinsi Bali > Blog > Berita > Mendikdasmen Tutup Kunjungan Kerja di Bali dengan Pembinaan Pegawai UPT Kemendikdasmen

Mendikdasmen Tutup Kunjungan Kerja di Bali dengan Pembinaan Pegawai UPT Kemendikdasmen

Pembinaan pegawai UPT Kemendikdasmen Provinsi Bali menjadi penutup rangkaian kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah di Denpasar yang sebelumnya diisi dengan pembukaan Denpasar Educational Festival dan peninjauan ke SD Negeri 6 Sumerta.

Denpasar, 7 Mei 2026 — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, melakukan kunjungan kerja ke Kota Denpasar, Provinsi Bali, pada Kamis (7/5). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan koordinasi dan implementasi kebijakan pendidikan nasional di daerah.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Abdul Mu’ti membuka kegiatan Denpasar Educational Festival sebagai ruang kolaborasi dan apresiasi inovasi pendidikan. Setelah itu, ia meninjau pelaksanaan pembelajaran di SD Negeri 6 Sumerta untuk melihat secara langsung kondisi satuan pendidikan serta pelaksanaan program pendidikan di sekolah.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Pembinaan Pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Bali yang berlangsung di Aula Pertemuan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Bali. Kegiatan tersebut mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” dan diikuti oleh tiga UPT Kemendikdasmen di Bali, yakni Balai Bahasa Provinsi Bali, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan, serta Balai Guru dan Tenaga Kependidikan.

Dalam arahannya, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang terbuka terhadap masukan masyarakat serta kemampuan menyampaikan kebijakan secara jelas dan efektif guna mencegah disinformasi. Ia juga menyampaikan sejumlah kebijakan prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, seperti implementasi pembelajaran mendalam (deep learning), penguatan pendidikan karakter melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, peningkatan kompetensi guru, program Bangga, Mahir, dan Maju dengan Bahasa Indonesia, kebijakan Sekolah Aman dan Nyaman, serta pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah.

Pada kesempatan tersebut, Balai Bahasa Provinsi Bali turut berdiskusi dengan Abdul Mu’ti mengenai pengembangan Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Program tersebut dinilai strategis dalam memperluas penggunaan bahasa Indonesia di tingkat internasional, mengingat bahasa Indonesia saat ini telah dipelajari di puluhan negara.

Diskusi itu menegaskan komitmen bersama dalam mendukung penginternasionalan bahasa Indonesia sebagai bagian dari diplomasi kebahasaan Indonesia di tingkat global. Komitmen tersebut kemudian ditandai dengan penandatanganan prasasti Trigatra Bangun Bahasa sebagai simbol penguatan peran bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan sastra dalam pembangunan bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *