
Karangasem, 2–3 Juni 2026 — Sebanyak 423 siswa kelas X SMKN 1 Amlapura mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif yang dilaksanakan pada Selasa–Rabu (2–3/6) di ruang kelas SMKN 1 Amlapura.
Pelaksanaan UKBI Adaptif didampingi oleh Tim Kerja UKBI Balai Bahasa Provinsi Bali, yaitu I Gusti Putu Surya Angga Buana dan Lita Tania. Pendampingan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tes berlangsung tertib dan lancar serta membantu peserta memahami setiap tahapan dalam pelaksanaan ujian.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengukur tingkat kemahiran berbahasa Indonesia para siswa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan dan memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah. Hasil UKBI diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia sekaligus membantu sekolah mengidentifikasi siswa yang memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam berbagai lomba maupun kegiatan di bidang kebahasaan dan kesastraan.
Tim Kerja UKBI BBP Bali menjelaskan bahwa setiap peserta akan memperoleh sertifikat digital UKBI yang memuat tafsiran tingkat kemahiran berbahasa Indonesia sesuai dengan skor yang diperoleh. Sertifikat tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bukti kemahiran berbahasa Indonesia yang mendukung daya saing peserta, baik untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Melalui pelaksanaan UKBI Adaptif, Balai Bahasa Provinsi Bali terus mendorong peningkatan kemahiran berbahasa Indonesia sekaligus memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar sebagai bagian dari upaya pembinaan bahasa Indonesia di Bali.