
Denpasar, 9 Juni 2026 — Sebanyak 100 siswa perwakilan kelas X dan XI SMKN 4 Denpasar mengikuti Sosialisasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif pada Selasa (9/6) di Ruang Pertemuan SMKN 4 Denpasar. Kegiatan ini dipandu oleh Tim Kerja UKBI Balai Bahasa Provinsi Bali, yaitu I Gde Wayan Soken Bandana dan Lita Tania.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai UKBI Adaptif, mulai dari manfaat, standar kemahiran, bentuk dan jenis soal, hingga tata cara pelaksanaan tes. Selain itu, peserta juga mendapatkan pendampingan teknis terkait pengelolaan akun dan penggunaan perangkat yang diperlukan selama ujian.
Kepala SMKN 4 Denpasar, I Gusti Ayu Eka Suryanthi, menyampaikan bahwa UKBI merupakan instrumen penting untuk mengukur kemampuan berbahasa Indonesia siswa secara objektif dan terstandar. Menurutnya, sertifikat UKBI dapat menjadi nilai tambah bagi siswa, baik saat memasuki dunia kerja maupun ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kompetensi berbahasa Indonesia peserta didik, SMKN 4 Denpasar berencana mengikutsertakan seluruh siswanya dalam pelaksanaan UKBI Adaptif. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kemampuan berbahasa Indonesia sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.
Melalui sosialisasi ini, siswa diharapkan semakin memahami pentingnya kemahiran berbahasa Indonesia sebagai bekal untuk belajar, bekerja, dan berkomunikasi secara efektif, santun, dan produktif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Balai Bahasa Provinsi Bali dalam mendorong peningkatan kemahiran berbahasa Indonesia di kalangan pelajar.