Skip to content
Balai Bahasa Provinsi Bali > Blog > Berita > Balai Bahasa Provinsi Bali Fasilitasi Penguatan Kompetensi Berbahasa bagi Peserta Didik Baru SMK Negeri 2 Sukawati

Balai Bahasa Provinsi Bali Fasilitasi Penguatan Kompetensi Berbahasa bagi Peserta Didik Baru SMK Negeri 2 Sukawati

Gianyar, 14 Juli 2026 – Balai Bahasa Provinsi Bali melaksanakan Fasilitasi Kebahasaan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 2 Sukawati, Kabupaten Gianyar, pada Selasa (14/7). Kegiatan ini bertujuan membekali peserta didik baru dengan kompetensi berbahasa Indonesia yang efektif sebagai salah satu modal penting dalam menghadapi dunia kerja dan dunia usaha.

Kemampuan berbahasa yang efektif tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi, tetapi juga berperan dalam membangun citra profesional, meningkatkan daya saing, serta meminimalkan terjadinya kesalahpahaman dalam interaksi di lingkungan kerja. Oleh karena itu, penguatan kompetensi berbahasa menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan keterampilan peserta didik, khususnya pada jenjang sekolah menengah kejuruan.

Dalam kegiatan tersebut, Balai Bahasa Provinsi Bali menyampaikan materi Berbahasa Indonesia yang Efektif dalam Dunia Industri. Melalui materi ini, peserta didik diajak memahami pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik, benar, dan efektif dalam berbagai situasi komunikasi profesional, baik ketika berinteraksi dengan rekan kerja, pelanggan, maupun mitra usaha.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada konsep Trigatra Bangun Bahasa, yaitu mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing. Konsep tersebut menjadi landasan dalam membangun sikap positif terhadap bahasa sesuai dengan fungsi dan konteks penggunaannya.

Mengingat sebagian besar peserta didik berasal dari Program Keahlian Pariwisata yang menuntut penguasaan bahasa asing, Balai Bahasa Provinsi Bali menekankan bahwa kemampuan berbahasa asing hendaknya tetap diimbangi dengan pengutamaan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara serta pelestarian bahasa Bali sebagai bahasa daerah. Ketiga unsur tersebut perlu diterapkan secara proporsional sesuai dengan situasi dan kebutuhan komunikasi.

Melalui fasilitasi kebahasaan ini, Balai Bahasa Provinsi Bali berharap peserta didik mampu membangun kompetensi komunikasi yang profesional sejak dini serta memiliki kesadaran untuk mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing. Dengan demikian, lulusan SMK diharapkan siap bersaing di dunia kerja tanpa mengabaikan identitas kebahasaan dan budaya bangsa.

—Selesai—

Narahubung:
Balai Bahasa Provinsi Bali
WhatsApp Unit Layanan Terpadu: +62 811-3882-041
Pos-el: balaibahasa.bali@kemendikdasmen.go.id / balaibahasabali@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *